Sahabat, ko coretkan sebuah warkah untukmu,
dengan setulus ikhlasku.
Aku tak pandai berkarya, apatah lagi bermain bicara,
Setiap coretan diiringi dengan air mata,
Setiap bait kata ku iringi dengan doa,
Agar kau dapat selami isi hatiku, agar kau tahu niat baikku.
Bukan mudah untukku menulis warkah itu,
Kerna terlalu sulit perkara yang kita bincangkan,
Namun aku terlalu kasih akan mu,
aku terlalu risaukan keadaanmu.
Seketika hati aku meronta,
benarkah aku ingin berterus-terang denganmu?
Mungkinkah kau akan menjauh dariku?
Berkali-kali aku mengundur sendiri,
mengira-ngira untuk tidak mengirimkan warkah itu,
Tapi aku tahu, Sudah tiba masanya.
Jujur aku takut, jujur aku khuatir,
kerna sendiri itu perit.
Sahabat, andai nanti kau buka warkahku,
Ku harap masih ada lagi 'kita'
Ku harap masih kekal lagi 'selamanya'
Ya Allah berikkan ku kekuatan!!! T_T
No comments:
Post a Comment